Ubisoft Umumkan Penundaan Rilis Far Cry 6

Far Cry 6 dari Ubisoft semula dijadwalkan bakal dirilis pada 18 Februari 2021. Namun, sang pembuat game mengumumkan bahwa kedatangan judul berikutnya dari franchise populer itu bakal tertunda.

Dalam pemberitahuan yang disampaikan lewat conference call laporan keuangan pada 29 Oktober 2020 tersebut, Ubisoft tidak merinci kapan tepatnya Far Cry 6 akan hadir. Hanya disebutkan bahwa rilisnya akan dilakukan pada “tahun fiskal selanjutnya”. Ini berarti Far Cry 6 baru akan hadir paling cepat pada April 2021, atau selambat-lambatnya pada Maret 2022, sesuai dengan periode tahun fiskal dimaksud.

Sebuah screenshot transkrip pemberitahuan Ubisoft yang diunggah pembocor @ZhugeEX di Twitter mengungkap bahwa rilis Far Cry 6 ditunda agar “memaksimalkan potensi”. Sebab, proses produksinya mengalami kendala terkait pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Far Cry sendiri merupakan seri game First Person Shooter (FPS) yang dikenal menyajikan lingkungan open world sangat luas, dan mengambil setting berbeda dari judul ke judul.

Untuk judul ke-6 nanti, Far Cry akan mengambil setting sebuah negara di Amerika Selatan yang dipimpin oleh karakter diktator bernama Anton Castillo. Pemeran Castillo adalah aktor Giancarlo Esposito yang antara lain dikenal lewat serial televisi Breaking Bad. Pemain Far Cry 6 bakal berperan sebagai tokoh pemberontak bernama Dani Rojas yang berusaha menggulingkan rezim Castillo.

Selain Far Cry 6, game lain dari Ubisoft, Rainbow Six: Quarantine dan Avatar, juga mengalami penundaan rilis. Ubisoft mengatakan kemungkinan rentang waktu game ini sama dengan Far Cry 6, yakni antara April 2021 hingga Maret 2022.

The post Ubisoft Umumkan Penundaan Rilis Far Cry 6 first appeared on PanPanPlay.